Home Hukum Polisi Periksa Tiga Pencabut Papan IMB Gereja Santa Clara

Polisi Periksa Tiga Pencabut Papan IMB Gereja Santa Clara

SHARE
Ratusan orang dari sejumlah ormas Islam terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan Gereja Katolik Santa Clara, Bekasi, Jawa Barat, 24 Maret 2017. Sejumlah ormas Islam mendesak kepolisian untuk menutup pembangunan gereja tersebut. (AP Photo)

Kotatriot.com | Polisi menangkap tiga orang pria yang diduga merusak papan pengumuman berisi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Santa Clara di Bekasi Utara, Kota Bekasi. Perusakan papan IMB diduga atas penolakan warga terhadap pembangunan gereja tersebut.

“Tiga orang sudah diamankan. Untuk motifnya masih diselidiki, karena sebelumnya ada penolakan warga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, hari ini (17/4/2017).

BACA: Polisi Usut Bentrok Demo Gereja Santa Clara

Ketiganya berinisial nama Ba dan Za yang berperan menarik serta mencabut papan IMB, serta II yang diduga sebagai penggerak.

“II ini orator saat aksi demo penolakan pembangunan gereja,” katanya.

Perusakan papan IMB tersebut terjadi pada tanggal Selasa 8 Maret 2016. Sebelumnya, pada Senin (7/3/2017) massa berjumlah sekitar 700-1.000 orang berunjuk rasa di depan gereja, yang terletak di Jl Lingkar Utara RT 03/06 Kaliabang, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

“Massa demo menolak adanya pembangunan gereja tersebut, kemudian mencabut pelang IMB di lokasi,” lanjutnya.

Menurut Argo, pembangunan gereja tersebut telah mengantongi izin resmi dari Pemkot Bekasi.

SIMAK JUGA: Diundang ke Vatikan, Pepen Bantah Terkait Izin Gereja Santa Clara

“IMB sudah ada,” ucapnya.

Polisi telah memeriksa enam orang saksi terkait kasus tersebut. Papan IMB yang dicabut para pelaku juga telah diamankan sebagai barang bukti. (il/KP)

Beri Komentar