Home Nasional TNI Bantah Minta Sumbangan Korban Gempa Aceh

TNI Bantah Minta Sumbangan Korban Gempa Aceh

SHARE

Kotapatriot.com| TNI membantah akun Facebook mengatasnamakan “Gatot Nurmantyo” dengan judul #PrayForAceh yang diunggah di media sosial, yang berisi himbauan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta donasi dana untuk membantu korban gempa di Aceh.

“Akun Facebook yang memuat berita tersebut adalah Fitnah, karena akun yang beredar di media sosial, bukanlah milik akun Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto melalui surel ke redaksi Kotapatriot hari ini (10/12/2016).

Pemilik Akun Facebook tersebut, kata Kapuspen, hanya ingin mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan nama Gatot Nurmantyo.

Menurut dia, berita yang diunggah di media sosial tidak berdasarkan fakta yang dapat dipertanggung jawabkan. Penyebaran isu ini, kata Kapuspen, sangat mencemarkan nama baik Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara pribadi maupun Institusi TNI.

Panglima TNI telah bertolak ke Provinsi Aceh dengan menggunakan Boeing-737 TNI AU, untuk meninjau lokasi gempa serta mengecek kesiapan personel Satgas Kesehatan TNI, termasuk Rumah Sakit Lapangan dan beberapa alat berat TNI dalam membantu korban gempa.

“Kunjungan Panglima TNI dan kegiatan yang dilakukan oleh Prajurit TNI dalam rangka membantu korban, evakuasi dan merenovasi rumah maupun bangunan yang rusak akibat gempa. Semua ini wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, tanpa mengharap imbalan apapun,” tutur Kapuspen TNI.

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa, sesuai dengan tugas pokok TNI yang tertuang dalam Undang-undang RI Nomor 34 tentang TNI pasal 7 ayat (2) poin b, menyatakan bahwa tugas pokok TNI salah satunya adalah Operasi Militer Selain Perang (OMSP) termasuk didalamnya membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

“Seluruh prajurit TNI wajib terpanggil bila terjadi bencana alam diseluruh wilayah Indonesia, untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan tanpa mengenal waktu, termasuk bencana yang terjadi di NAD saat ini,” pungkas Mayjen TNI Wuryanto. (KP)

Beri Komentar