Home Fasum Politisi PKS Ini Tagih Janji Hibah Rp 1 Triliun dari Ahok

Politisi PKS Ini Tagih Janji Hibah Rp 1 Triliun dari Ahok

SHARE
Ahok, Gubernur DKI Jakarta non-aktif

Kotapatriot.com DPRD Kota Bekasi mempersoalkan janji Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang berencana memberi dana hibah ke Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 1 triliun.

“Saya sudah sering katakan, jangan percaya sama dia (Ahok) karena tukang PHP (pemberi harapan palsu,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi dari F-PKS, Ariyanto Hendrata, hari ini (23/9/2016).

Pemkot Bekasi pada Februari 2016 mengajukan permohonan dana hibah sebesar Rp 986 miliar atau hampir Rp 1 triliun ke kantor Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat. Saat itu, Ahok menyanggupi permohonan Kota Bekasi terkait dana yang diajukan tersebut.

Namun belakangan pada September ini, dana yang diperoleh hanya Rp 187 miliar. Meski demikian, dana hibah kali ini lebih besar dibandingkan tahun 2015 lalu yang mencapai Rp 98 miliar.

BACA: Ahok perintahkan pasien di RS Ananda Bekasi pindah ke RSUD Jakarta

Ariyanto mengakui, sejak 2015 lalu telah mewanti-wanti Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi untuk tidak termakan janji-janji Ahok. Soalnya apa yang selama ini digembar-gemborkan tidak terbukti.

Misalnya, kesejahteraan rakyat Bantargebang yang terkena dampak sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang milik DKI Jakarta. Dia menyebut minimnya bantuan penyediaan obat-obatan untuk masyarakat Bantargebang dan tak adanya pembuatan sumur pantau di sekeliling TPST untuk memantau kualitas air tanah.

“Sampai sekarang pun tidak terwujud, jadi dia hanya janji-janji belaka,” tambahnya.

BACA: Mega resmi daftarkan Ahok-Djarot di PIlkada DKI 2017

Di kesempatan terpisah, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Pepen) tak mempersoalkan dana hibah yang diterima hanya sebesar Rp 187 miliar. Menurutnya, bantuan yang diberikan oleh DKI itu sangat membantu untuk membangun infrastuktur di daerah.

“Kita harus bersyukur dengan pemberian dana hibah dari DKI, karena itu sangat membantu. Makanya, kita nggak mau ‘galak-galak’ dengan DKI,” kata Pepen, berkelakar. (KP)

Beri Komentar