Home Nasional Pakistan akan Borong Pesawat CN235-220 Buatan PT DI

Pakistan akan Borong Pesawat CN235-220 Buatan PT DI

SHARE
Foto pesawat Patroli Maritim Jenis CN 235-220 dari PT Dirgantara Indonesia

Kotapatriot.com Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan Jenderal Rashad Mahmood berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Dalam kunjungannya, Rashad menyampaikan ketertarikannya pada pesawat CN235-220 buatan Indonesia.

“Kunjungan panglima tersebut untuk menjalin kerja sama dan adanya ketertarikan untuk membeli CN235-220 MSA/MPA/ASW (Maritime Surveillance/Maritime Patrol Aircraft/Anti Submarine Warfare),” ujar Direktur Teknologi dan Pengembangan, Andi Alisjahbana dalam surel yang diterima Kotapatriot.com, Kamis (22/9/2016).

Andi menjelaskan, pesawat ini mampu mengakomodasi 4 mission console, mendeteksi target yang kecil, dilengkapi dengan FLIR (Forward Looking Infrared) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi.

Sebenarnya, sambung Andi, Pakistan telah mengoperasikan CN235-220 sebanyak 4 unit untuk pesawat angkut militer danpesawat angkut VIP.

Pesawat terbang CN235-220 generasi terbaru buatan PT DI memiliki beberapa keunggulan, yakni adanya penambahan berat maksimum yang dapat diangkut, sistem avionik yang lebih modern, autopilot, radar pendeteksi turbulensi dan penambahan winglet di ujung sayap CN235-220. Penggunaan winglet akan membuat pesawat lebih stabil dan lebih irit bahan bakar.

Sementara itu, Jenderal Rashad Mahmood menuturkan kepuasan telah menggunakan produk PT DI karena sangat efisien dan terbaik.

“Produk PT DI cukup relevan dan akan memenuhi kebutuhan masa depan tidak hanya untuk Angkatan Laut Pakistan tetapi juga untuk Angkatan Udara Pakistan dan Angkatan Darat Pakistan,” jelas Jenderal Rashad Mahmood. Pesawat CN235-220 memiliki setidaknya tujuh keunggulan, yang mumpuni di berbagai macam misi, seperti pesawat angkut penerjun, evakuasi medis, pesawat kargo,pesawat sipil maupun pesawat VIP dan VVIP. (KP)

 

Beri Komentar